Tampilkan postingan dengan label dunia kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia kita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 September 2011

4 Operasi bedah plastik paling fenomenal

Memperbaiki penampilan melalui operasi plastik sah-sah saja dilakukan. Beberapa orang dapat merasakan manfaatnya, meski tak sedikit juga yang gagal dan malah terjebak dalam ketergantungan. Sifat manusia yang tidak pernah puas merupakan pemicu utama ketergantungan pada operasi plastik. Sukses di operasi pertama seringkali menghadirkan tantangan untuk melakukan operasi berikutnya, khususnya bagi yang sanggup mendanainya. Ketergantungan juga bisa disebabkan oleh kegagalan di operasi yang pertama. Untuk memperbaikinya ia harus melakukannya lagi, berulang-ulang walau kadang tidak pernah mencapai hasil yang diharapkan.

1. Janet-Jane Cunliffe (Ibu dan Anak Seperti Saudara Kembar)

Bagi Janet Cunliffe, wanita Inggis berusia 50 tahun, tampil lebih muda adalah impian yang ingin diwujudkannya melalui operasi plastik. Bukan itu saja, ia ingin penampilannya dibuat sama persis seperti anaknya, Jane yang berusia 27 tahun. Lewat operasi yang menelan biaya US$ 14.700, Janet menjalani rekonstruksi mata dan hidung serta sejumlah suntikan di bibir agar tampak lebih penuh. Ditunjang diet yang ketat, kini ia dan putrinya nyaris tidak bisa dibedakan karena keduanya lebih mirip saudara kembar.

2. Sheyla Hershey (Implan Payudara Terbesar di Dunia)

Butuh silikon sebanyak 1 galon atau sekitar 3,8 liter untuk membentuk payudara berukuran 38 KKK. Berkat implan berukuran ekstrem inilah, model asal Brazil Sheyla Hershey mencatatkan diri dalam rekor Guiness sebagai pemilik payudara terbesar sejak tahun 2009. Payudara tersebut sempat diperbesar ukurannya menjadi M pada Juni 2010, meski akhirnya malah menghadirkan petaka bagi ibu 2 anak tersebut. Operasi yang terakhir ini menyebabkan infeksi parah, sehingga ia harus merelakan payudaranya diangkat jika tidak ingin mati karenanya.

3. Jocelyn Wildenstein (Wanita Berwajah Kucing)

Sifat kucing yang manja sepertinya menjadi inspirasi bagi wanita asal New York, Jocelyn Wildenstein untuk berpenampilan seksi seperti kucing. Bukan sekedar lewat pakaian, ia ingin sudut-sudut di wajahnya dibuat serba tajam seperti kucing. Tak terhitung berapa kali Jocelyn menjalani operasi, yang jelas biayanya diperkirakan lebih dari US$ 3 juta meski hasilnya lebih menyerupai monster daripada kucing. Beberapa pakar psikologi menyebut obsesinya tersebut sebagai gangguan kejiwaan yang disebut Body Dysmorphic Disorder (BDD).

4. Hang Mioku (Tak Ada Silikon, Minyak Goreng pun Jadi)

Gangguan mental BDD juga dialami oleh wanita asal Korea, Hang Mioku yang melakukan operasi plastik pertamanya di Jepang saat berusia 28 tahun. Meski wajahnya justru menjadi rusak, ia tak bisa membendung keinginan untuk terus melakukan modifikasi wajah. Saat dokter di Jepang tidak mau lagi melanjutkan penyuntikan silikon, ia kembali ke Korea dan menemukan dokter yang mau menolongnya. Dokter itu memberikan silikon yang bisa ia suntikkan sendiri ke wajahnya dengan dosis tertentu. Semakin rusak wajahnya, keinginan untuk menyuntikkan silikon justru makin menggebu. Hingga suatu saat silikon itu habis, lalu ia nekat menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya dan mengakibatkan pembengkakan hebat. Meski dokter berhasil mengeluarkan silikon dan minyak goreng sebanyak 60 gram dari wajahnya dan 200 gram dari lehernya, Mioku diperkirakan tidak akan pernah mendapatkan wajah aslinya lagi.

4 Operasi bedah plastik paling fenomenal

Memperbaiki penampilan melalui operasi plastik sah-sah saja dilakukan. Beberapa orang dapat merasakan manfaatnya, meski tak sedikit juga yang gagal dan malah terjebak dalam ketergantungan. Sifat manusia yang tidak pernah puas merupakan pemicu utama ketergantungan pada operasi plastik. Sukses di operasi pertama seringkali menghadirkan tantangan untuk melakukan operasi berikutnya, khususnya bagi yang sanggup mendanainya. Ketergantungan juga bisa disebabkan oleh kegagalan di operasi yang pertama. Untuk memperbaikinya ia harus melakukannya lagi, berulang-ulang walau kadang tidak pernah mencapai hasil yang diharapkan.

1. Janet-Jane Cunliffe (Ibu dan Anak Seperti Saudara Kembar)

Bagi Janet Cunliffe, wanita Inggis berusia 50 tahun, tampil lebih muda adalah impian yang ingin diwujudkannya melalui operasi plastik. Bukan itu saja, ia ingin penampilannya dibuat sama persis seperti anaknya, Jane yang berusia 27 tahun. Lewat operasi yang menelan biaya US$ 14.700, Janet menjalani rekonstruksi mata dan hidung serta sejumlah suntikan di bibir agar tampak lebih penuh. Ditunjang diet yang ketat, kini ia dan putrinya nyaris tidak bisa dibedakan karena keduanya lebih mirip saudara kembar.

2. Sheyla Hershey (Implan Payudara Terbesar di Dunia)

Butuh silikon sebanyak 1 galon atau sekitar 3,8 liter untuk membentuk payudara berukuran 38 KKK. Berkat implan berukuran ekstrem inilah, model asal Brazil Sheyla Hershey mencatatkan diri dalam rekor Guiness sebagai pemilik payudara terbesar sejak tahun 2009. Payudara tersebut sempat diperbesar ukurannya menjadi M pada Juni 2010, meski akhirnya malah menghadirkan petaka bagi ibu 2 anak tersebut. Operasi yang terakhir ini menyebabkan infeksi parah, sehingga ia harus merelakan payudaranya diangkat jika tidak ingin mati karenanya.

3. Jocelyn Wildenstein (Wanita Berwajah Kucing)

Sifat kucing yang manja sepertinya menjadi inspirasi bagi wanita asal New York, Jocelyn Wildenstein untuk berpenampilan seksi seperti kucing. Bukan sekedar lewat pakaian, ia ingin sudut-sudut di wajahnya dibuat serba tajam seperti kucing. Tak terhitung berapa kali Jocelyn menjalani operasi, yang jelas biayanya diperkirakan lebih dari US$ 3 juta meski hasilnya lebih menyerupai monster daripada kucing. Beberapa pakar psikologi menyebut obsesinya tersebut sebagai gangguan kejiwaan yang disebut Body Dysmorphic Disorder (BDD).

4. Hang Mioku (Tak Ada Silikon, Minyak Goreng pun Jadi)

Gangguan mental BDD juga dialami oleh wanita asal Korea, Hang Mioku yang melakukan operasi plastik pertamanya di Jepang saat berusia 28 tahun. Meski wajahnya justru menjadi rusak, ia tak bisa membendung keinginan untuk terus melakukan modifikasi wajah. Saat dokter di Jepang tidak mau lagi melanjutkan penyuntikan silikon, ia kembali ke Korea dan menemukan dokter yang mau menolongnya. Dokter itu memberikan silikon yang bisa ia suntikkan sendiri ke wajahnya dengan dosis tertentu. Semakin rusak wajahnya, keinginan untuk menyuntikkan silikon justru makin menggebu. Hingga suatu saat silikon itu habis, lalu ia nekat menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya dan mengakibatkan pembengkakan hebat. Meski dokter berhasil mengeluarkan silikon dan minyak goreng sebanyak 60 gram dari wajahnya dan 200 gram dari lehernya, Mioku diperkirakan tidak akan pernah mendapatkan wajah aslinya lagi.

Kamis, 08 September 2011

Pendaki Indonesia Mendaki 7 Puncak Dunia




Sejak ekspedisi pendakian gunung tertinggi dunia yang dilakukan Norman Edwin dan Didiek Samsu pada era 80-an, dunia pendakian gunung di Indonesia hampir tidak terdengar kabarnya. Entah karena ngeri karena dua pendaki yang cukup disegani itu tewas ketika mendaki Gunung Aconcagua, Argentina, atau mungkin karena faktor biaya yang dibutuhkan memang sangat besar.
Quote:
Quote:
Dunia pendakian ternyata tak selamanya kelabu. Pada awal 2009 lalu para pendaki yang tergabung dalam Mahitala Universitas Parahiyangan Bandung diam-diam telah mempersiapkan diri untuk mendaki tujuh atap dunia yang lebih dikenal seven summits.
Sofyan Arief Fesa (28), Xaverius Frans (24), Broery Andrew Sihombing (22), dan Janatan Ginting (22) adalah para mahasiswa Universitas Parahiyangan Bandung yang berhasil mencapai tujuh puncak dunia. Bermula pada 2009 mereka mendaki Puncak Carstenz Pyramid setinggi 4.884 mdpl di Papua, Indonesia. Pendakian Puncak Carstenz Pyramid itu bagi anak-anak Mahitala Unpar adalah sebagai uji coba untuk mendaki puncak-puncak dunia yang rata-rata diselimuti salju abadi. Banyak pelajaran yang didapat ketika mereka mendaki Carstenz Pyramid itu selama hampir satu setengah bulan. Mereka jadi terbiasa berjalan di medan yang permukaannya diselimuti es.
Quote:
Quote:
Sukses mendaki Puncak Carstenz Pyramid mereka kemudian mencoba menaklukan Gunung Kilimanjaro (5.189 mdpl) di Tanzania, Afrika. Dan, ternyata di Gunung tertinggi di wilayah Afrika itu Tim Mahitala Unpar tidak mengalami hambatan berarti. Tim kemudian menuju puncak Elbrus di wilayah Rusia. Di Gunung tertinggi se daratan Eropa itu (5.642 mdpl) walau dengan bersusah payah, mereka berhasil mencapai puncak sesuai dengan yang ditargetkan. Bahkan mereka melewati jalur yang tidak biasa dilewati pendaki yaitu melalui jalur utara. Dan, yang lebih menggembirakan lagi, jalur itu kini dinamakan Indonesia Route. Setelah sukses mendaki puncak Elbrus di Rusia Tim Mahitala kemudian melanjutkan ekspedisinya menuju puncak Vinson Massif di Antartika dan Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina. Gunung Aconcagua ini cukup unik dan berbahaya. Medannya yang berbatu yang diselimuti salju itu kadang mudah membuat pendaki celaka. Selain itu cuaca yang kadang berubah sering menimbulkan masalah. Banyak kalangan menilai Aconcagua adalah jalur neraka. Dan, tidak sedikit pendaki yang mengalami celaka dan tewas di Aconcagua termasuk pendaki handal Norman Edwin dan Didik Samsu pada 1982.
Quote:
Quote:
Ekspedisi Tim Mahitala Unpar ke Seven Summits ini hampir gagal ketika melakukan pendakian di Everest, Nepal ( 8.848 mdpl). Ketika itu tim sudah berada di camp terakhir mendekati puncak. Namun, ketika akan melakukan pendakian ke puncak, salah satu anggota, Janatan Ginting mengalami gangguan kesehatan. Tim terpaksa beristirahat menunggu kondisi Janatan pulih. Namun, hambatan tidak sampai di sini. Ketika mereka sudah hampir mencapai puncak, mereka diterpa badai yang cukup dahsyat. Akibatnya terpaksa turun kembali dengan perbekalan yang porak poranda. Namun berkat kegigiuhan dan keuletan, mereka akhirnya berhasil mencapai puncak bertepatan pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2011 lalu.
Quote:
Quote:
Ekspedisi Seven Summits Tim Mahitala Unpar Bandung ini terasa paripurna dan sempurna ketika mereka berhasil mendaki Gunung Denali di Alaska, Amerika Serikat pada akhir Juli lalu. Dengan demikian mereka adalah satu-satunya Tim Indonesia yang berhasil mencapai Tujuh Puncak Dunia atau seven summits dan merupakan negara ke-53 yang berhasil mencapai seven summits.
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
INI DIA 4 ORANG SI PENDAKI
Quote:
Quote:
Sofyan Arief Fesa
Quote:
Quote:
Xaverius Frans
Quote:
Quote:
Broery Andrew Sihombing
Quote:
Quote:
Janatan Ginting
Quote:
Quote:
7 GUNUNG YANG MEREKA TAKLUKAN..
Quote:
Quote:
Carstenz Pyramid

Quote:
Quote:
Kilimanjaro

Quote:
Quote:
Elbrus

Quote:
Quote:
Vinson Massif


Quote:
Quote:
Aconcagua
Quote:
Quote:
Everest
Quote:
Quote:
Denali

Quote:
Quote:

Pendaki Indonesia Mendaki 7 Puncak Dunia




Sejak ekspedisi pendakian gunung tertinggi dunia yang dilakukan Norman Edwin dan Didiek Samsu pada era 80-an, dunia pendakian gunung di Indonesia hampir tidak terdengar kabarnya. Entah karena ngeri karena dua pendaki yang cukup disegani itu tewas ketika mendaki Gunung Aconcagua, Argentina, atau mungkin karena faktor biaya yang dibutuhkan memang sangat besar.
Quote:
Quote:
Dunia pendakian ternyata tak selamanya kelabu. Pada awal 2009 lalu para pendaki yang tergabung dalam Mahitala Universitas Parahiyangan Bandung diam-diam telah mempersiapkan diri untuk mendaki tujuh atap dunia yang lebih dikenal seven summits.
Sofyan Arief Fesa (28), Xaverius Frans (24), Broery Andrew Sihombing (22), dan Janatan Ginting (22) adalah para mahasiswa Universitas Parahiyangan Bandung yang berhasil mencapai tujuh puncak dunia. Bermula pada 2009 mereka mendaki Puncak Carstenz Pyramid setinggi 4.884 mdpl di Papua, Indonesia. Pendakian Puncak Carstenz Pyramid itu bagi anak-anak Mahitala Unpar adalah sebagai uji coba untuk mendaki puncak-puncak dunia yang rata-rata diselimuti salju abadi. Banyak pelajaran yang didapat ketika mereka mendaki Carstenz Pyramid itu selama hampir satu setengah bulan. Mereka jadi terbiasa berjalan di medan yang permukaannya diselimuti es.
Quote:
Quote:
Sukses mendaki Puncak Carstenz Pyramid mereka kemudian mencoba menaklukan Gunung Kilimanjaro (5.189 mdpl) di Tanzania, Afrika. Dan, ternyata di Gunung tertinggi di wilayah Afrika itu Tim Mahitala Unpar tidak mengalami hambatan berarti. Tim kemudian menuju puncak Elbrus di wilayah Rusia. Di Gunung tertinggi se daratan Eropa itu (5.642 mdpl) walau dengan bersusah payah, mereka berhasil mencapai puncak sesuai dengan yang ditargetkan. Bahkan mereka melewati jalur yang tidak biasa dilewati pendaki yaitu melalui jalur utara. Dan, yang lebih menggembirakan lagi, jalur itu kini dinamakan Indonesia Route. Setelah sukses mendaki puncak Elbrus di Rusia Tim Mahitala kemudian melanjutkan ekspedisinya menuju puncak Vinson Massif di Antartika dan Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina. Gunung Aconcagua ini cukup unik dan berbahaya. Medannya yang berbatu yang diselimuti salju itu kadang mudah membuat pendaki celaka. Selain itu cuaca yang kadang berubah sering menimbulkan masalah. Banyak kalangan menilai Aconcagua adalah jalur neraka. Dan, tidak sedikit pendaki yang mengalami celaka dan tewas di Aconcagua termasuk pendaki handal Norman Edwin dan Didik Samsu pada 1982.
Quote:
Quote:
Ekspedisi Tim Mahitala Unpar ke Seven Summits ini hampir gagal ketika melakukan pendakian di Everest, Nepal ( 8.848 mdpl). Ketika itu tim sudah berada di camp terakhir mendekati puncak. Namun, ketika akan melakukan pendakian ke puncak, salah satu anggota, Janatan Ginting mengalami gangguan kesehatan. Tim terpaksa beristirahat menunggu kondisi Janatan pulih. Namun, hambatan tidak sampai di sini. Ketika mereka sudah hampir mencapai puncak, mereka diterpa badai yang cukup dahsyat. Akibatnya terpaksa turun kembali dengan perbekalan yang porak poranda. Namun berkat kegigiuhan dan keuletan, mereka akhirnya berhasil mencapai puncak bertepatan pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2011 lalu.
Quote:
Quote:
Ekspedisi Seven Summits Tim Mahitala Unpar Bandung ini terasa paripurna dan sempurna ketika mereka berhasil mendaki Gunung Denali di Alaska, Amerika Serikat pada akhir Juli lalu. Dengan demikian mereka adalah satu-satunya Tim Indonesia yang berhasil mencapai Tujuh Puncak Dunia atau seven summits dan merupakan negara ke-53 yang berhasil mencapai seven summits.
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
INI DIA 4 ORANG SI PENDAKI
Quote:
Quote:
Sofyan Arief Fesa
Quote:
Quote:
Xaverius Frans
Quote:
Quote:
Broery Andrew Sihombing
Quote:
Quote:
Janatan Ginting
Quote:
Quote:
7 GUNUNG YANG MEREKA TAKLUKAN..
Quote:
Quote:
Carstenz Pyramid

Quote:
Quote:
Kilimanjaro

Quote:
Quote:
Elbrus

Quote:
Quote:
Vinson Massif


Quote:
Quote:
Aconcagua
Quote:
Quote:
Everest
Quote:
Quote:
Denali

Quote:
Quote: